Senin, 26 November 2012

Tugas Organisasi dan Manajemen BK di Sekolah


STRUKTUR ORGANISASI BIMBINGAN KONSELING (BK)
SMK NEGERI 5 SAMARINDA


Oleh:
Nama : ASNAWATI
Nim   : 1105095036

Kelas  : BK A


PROG.STUDI PEND. BIMBINGAN DAN KONSELING
JURUSAN PENDIDIKAN
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MULAWARMAN
2012



STURUKTUR ORGANISASI BIMBINGAN KONSELING (BK)
SMK NEGERI 5 SAMARINDA
KEPALA SEKOLAH
GURU MATA PELAJARAN
WALI KELAS
STAF BIMBINGAN KONSELING (BK)
STAF SEKOLAH LAIN (TU, PERPUSTAKAAN)
ORANG TUA/WALI MURID DAN MASYARAKAT SEKITAR
SISWA SMK NEGERI 5
SAMARINDA
 
















KETERANGAN:
Garis hubungan administrasi
Garis kerja sama



TUGAS POKOK MASING-MASING ANGGOTA ORGANISASI
(TUPOKSI)
URAIAN TUGAS:
1.     Kepala Sekolah : Bertanggung Jawab secara struktural dan fungsional pelaksanaan         
                             BP.
2.     Dewan Pembimbing : Menyusun program BP, mengkordinir pelaksanaan BP dan                                                 melaksanakan program BP.
3.     Guru Pembimbing : Melaksanakan program BP dan melaksanakan program
                                 bimbingan karier.
4.     Wali Kelas : Membantu pelaksanaan BP/BK.
5.     Guru Mata Pelajaran : Membantu pelaksanaan BP/BK.



















POAC
1.      Planning : BK di  SMK Negeri 5 Samarinda merencanakan dan  menetapkan                                              program kerja (proker) sebagai berikut:
1. Persiapan
2. Pelaksanaan meliputi : pengumpulan data, pemberian informasi, pelaksanaan paket bimbingan karir ( pemahaman diri, pemahaman nilai, pemahaman lingkungan, hambatan dan cara mengatasi, merencanakan masa depan),  layanan penempatan, kegiatan bimbingan ( bimbingan khusus,  bimbingan pribadi,  bimbingan kelompok) dan pertemuan staf (rutin dan berkala)
3. Penyusunan laporan
4. Penilaian dan tindak lanjut
2.      Organizing : SMK Negeri 5 Samarinda mempunyai organisasi Bimbingan Konseling, struktur                                 organisasinya memiliki garis-garis komando yakni :
1. Kepala sekolah bekerja sama  sekaligus berhubungan administrasi dengan staf bimbingan konseling (BK)
2.Kepala sekolah  bekerja sama dengan guru mata pelajaran, wali kelas, staf     sekolah lain (TU, perpustakaan) dan  orang tua/ wali murid dan masyarakat sekitar dan staf bimbingan konseling(BK)
3.Staf BK, guru mata pelajaran, wali kelas, staf sekolah lain (TU, perpustakaan), orang tua/wali kelas dan masyarakat  berhubungan administarasi dengan siswa         
   SMK N 5 samarinda. 
3.      Actuating : dalam pelaksanaan prokernya terdapat arahan pada masing-masing                                              anggotanya yakni:
1. Guru Mata pelajaran memberikan daftar nilai siswa  kepada wali kelas dan catatan  keadaan anekdot ( oleh wali kelas akan di jadikan laporan observasi siswa). Catatan observasi dari guru mata pelajaran akan di masukkan dalam catatan konseling  oleh pembimbing.
2. Wali kelas kemudian menyerahkan daftar nilai (pembimbing akan memasukkannya dalam kartu akademis), angket siswa, angket orang tua siswa, catatan anekdot, catatan home visit, dan catatan wawancara kepada guru pembimbing.
3. Guru pembimbing kemudian memasukkan semuanya daftar dan catatatan diatas tadi dari wali kelas pada buku pribadi dan map pribadi dan juga memasukkan catatan konferensi kasus.
4. Guru pembimbing kemudian membuat data psikotes, laporan bulanan KBK,  dan notula rapat.
5. Kepala sekolah kemudian memeriksa notula rapat dan laporan bulanan KBK dari guru pembimbing.  Sedangkan data psikotes, buku pribadi dan map pribadi di serahkan oleh pembimbing kepada kepala sekolah hanya untuk di ketahui.
4.      Controlling : setelah dilakukan pengkajian di ketahui kegiatan berjalan sesuai dengan                                    rencana/planning semula, yakni :
1.      Persiapan terlaksana setiap bulan Juli, Nopember dan Maret
2.      Pelaksanaan: a. Pengumpulan data terlaksana setiap bulan Agustus,September, Nopember,                                 Desember, Maret dan April.
                      b. Pemberian informasi terlaksana setiap bulan Juli, Agustus, Nopember,                                  Desember, Maret dan April.
                     c. Pelaksanaan paket bimbingan karir  terlaksana setiap bulan
                      d.Layanan penempatan terlaksana bulan Juli, Agustus, Nopember, & Desember.
                     e.  Kegiatan bimbingan terlaksana setiap bulan
                     f.   pertemuan staf :  rutin terlaksana 2 bulan sekali, berkala  4 bulan sekali
            3. penyusunan laporan terlaksana setiap bulan Oktober, Februari, dan Juni
            4. penilaian tindak lanjut terlaksana pada bulan Oktober, Februari dan Juni.
KESIMPULAN DAN SARAN

                     
A.    Kesimpulan
Manajemen Bimbingan Konseling BK di SMK Negeri 5 mengikuti sistem POAC (planning, organizing, actuating, controlling). Rencana (Planning) yang telah dibuat kemudian dilaksanakan oleh anggota-anggota organisasinya yang mana tugas pokok masing-masing anggotanya telah ditentukan dalam tupoksi sesuai dengan  struktur organisasinya (organizing). Manajemen BK di SMK Negeri 5 Samarinda juga mengerahkan dan memberikan stimulus (actuating) kepada anggotanya dalam pelaksanaan planning-planning yang telah dibuat semula, setelah di lakukan pengkajian kegiatan-kegiatan (controlling) di dapat kesesuaian antara rencana semula dengan hasil yang telah dicapai.
Terdapat kesesuaian antara  beberapa visi dan misi SMK Negeri 5 Samarinda dengan visi dan misi Bimbingan Konseling (BK).
Visi SMK Negeri 5 diantaranya yakni menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang mandiri visi ini sesuai dengan visi BK diantaranya yakni membentuk manusia yang mandiri.
Misi SMK Negeri  5 diantaranya yakni  meningkatkan dan mengoptimalkan potensi dan sumber daya siswa hal ini sesuai dengan  misi pengembangan BK yakni mengoptimalkan perkembangan individu melalui strategi upaya pengembangan lingkungan belajar dan lingkungan  lainnya beserta kondisi tertentu sesuai dengan dinamika perkembangan masyarakat. 
               Guru BK SMK Negeri 5 Samarinda  yaitu Drs. Supriyanto asli berasal dari program studi  Bimbingan Konseling (BK).
B.     Saran
Menurut saya mungkin akan lebih baik jika misi BK yaitu khususnya misi pendidik yakni mendidik peserta didik melalui pengembangan perilaku efektif, normatif,  dalam kehidupan keseharian dan yang terkait masa depan sedikit di masukkan dalam misi sekolah Karena pada zaman sekarang sekolah-sekolah kejuruan  telah banyak mencetak alumni-alumni yang terampil di bidangnya, namun perilaku afektif dan normatifnya masih sangat rendah.
    

       



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar